
Sudah punya perlengkapan selam sendiri? Wah, selamat ya! Tapi eits, perjuangan belum selesai sampai di situ. Setelah berhasil melengkapi gear diving, ada satu tanggung jawab lain yang nggak kalah penting: merawatnya dengan baik. Soalnya, peralatan selam itu investasi yang nggak murah, dan kalau nggak dirawat dengan benar, umur pakainya bisa jauh lebih pendek dari yang seharusnya.
Yuk, simak beberapa tips perawatan peralatan selam berikut ini, biar gear kesayangan bisa menemani petualangan bawah laut lebih lama lagi!
1. Bilas dengan Air Tawar Setelah Digunakan
Ini aturan emas yang wajib dipegang teguh: setiap habis dipakai menyelam di laut, semua peralatan harus dibilas dengan air tawar sesegera mungkin. Garam dan pasir yang menempel bisa merusak material, terutama pada bagian-bagian mekanis seperti regulator dan BCD.
Pastikan setiap sudut alat terkena air tawar, termasuk bagian dalam yang sering terlewat, seperti sela-sela buckle atau zipper pada wetsuit. Kalau dibiarkan terlalu lama tanpa dibilas, kristal garam bisa mengeras dan menyebabkan korosi atau kerusakan pada komponen kecil.
2. Keringkan di Tempat Teduh, Bukan di Bawah Terik Matahari
Setelah dibilas, banyak yang langsung menjemur peralatan di bawah sinar matahari langsung supaya cepat kering. Padahal, ini justru bisa merusak material, terutama untuk wetsuit dan bagian karet pada masker atau fin. Paparan sinar UV secara berlebihan dapat membuat material jadi getas dan lebih cepat rapuh.
Sebaiknya, keringkan peralatan di tempat teduh dengan sirkulasi udara yang baik. Gantung wetsuit menggunakan hanger khusus yang lebar agar bentuknya tidak berubah, dan hindari melipatnya dalam kondisi masih basah.
3. Simpan di Tempat yang Kering dan Sejuk
Penyimpanan yang tepat juga berperan besar dalam menjaga keawetan peralatan selam. Hindari menyimpan gear di tempat yang lembap atau terlalu panas, karena kondisi seperti ini bisa mempercepat pertumbuhan jamur dan merusak material karet maupun neoprene pada wetsuit.
Gunakan tas khusus diving yang memiliki ventilasi baik, dan pastikan semua peralatan benar-benar kering sebelum disimpan dalam waktu lama. Untuk regulator, sebaiknya simpan dalam kondisi bebas tekanan dan hindari menggantungnya pada bagian selang terlalu lama.
4. Servis Regulator secara Berkala
Regulator adalah salah satu komponen paling vital dalam peralatan selam, sehingga perawatannya perlu ekstra perhatian. Meski terlihat baik-baik saja dari luar, bagian dalam regulator bisa mengalami keausan seiring waktu pemakaian.
Sebagian besar produsen merekomendasikan servis regulator setidaknya sekali dalam setahun, atau setelah penggunaan sekitar 100 jam menyelam, tergantung mana yang lebih dulu tercapai. Servis berkala ini penting dilakukan oleh teknisi bersertifikat agar performa dan keamanannya tetap terjaga.
5. Cek Kondisi BCD Secara Rutin
BCD juga memerlukan perhatian khusus, terutama pada bagian inflator dan katup udara. Setelah dibilas dengan air tawar, pastikan untuk mengisi udara sedikit ke dalam BCD sebelum disimpan, agar bagian dalam tidak lembap dan mencegah pertumbuhan jamur.
Selain itu, secara berkala periksa juga kondisi selang inflator dan katup pelepas udara untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik sebelum digunakan kembali.
6. Rawat Wetsuit dengan Sabun Khusus
Wetsuit sebaiknya dicuci menggunakan sabun khusus neoprene, bukan deterjen biasa yang bisa merusak elastisitas materialnya. Setelah dibilas dan dicuci, gantung wetsuit dengan hanger lebar agar bentuknya tetap terjaga, dan hindari melipatnya karena bisa menyebabkan lipatan permanen atau retakan pada material.
Jika ada bagian yang robek kecil, sebaiknya segera diperbaiki menggunakan lem khusus neoprene sebelum kerusakannya melebar.
Baca Juga: Tips Membeli Perlengkapan Alat Selam yang Wajib Kamu Ketahui!
7. Periksa Baterai dan Fungsi Dive Computer
Bagi yang memiliki dive computer, jangan lupa untuk mengecek kondisi baterai secara berkala, terutama sebelum melakukan trip diving. Baterai yang lemah bisa menyebabkan alat mati mendadak saat digunakan, yang tentunya berisiko terhadap keselamatan selama menyelam.
Selain itu, pastikan juga layar dan tombol-tombol pada dive computer masih berfungsi normal, serta simpan alat ini di tempat yang aman dari benturan.
8. Jangan Lupa Cek Masker dan Fin Secara Berkala
Meski terlihat sederhana, masker dan fin juga perlu diperiksa kondisinya secara rutin. Pastikan tali masker masih elastis dan tidak getas, serta kaca masker tidak tergores yang bisa mengganggu visibilitas saat menyelam.
Untuk fin, periksa bagian strap atau engsel yang biasanya jadi titik rawan kerusakan. Jika ditemukan tanda-tanda keausan, sebaiknya segera diganti sebelum benar-benar rusak saat digunakan di lapangan.
Kenapa Perawatan Itu Penting Banget?
Selain menjaga performa dan keamanan selama menyelam, perawatan yang baik juga membantu menghemat pengeluaran dalam jangka panjang. Peralatan yang dirawat dengan benar tentu memiliki umur pakai yang jauh lebih panjang dibandingkan yang dibiarkan begitu saja setelah digunakan.
Selain itu, peralatan yang terawat dengan baik juga lebih nyaman dan aman digunakan, sehingga setiap sesi menyelam bisa dinikmati tanpa perlu khawatir soal performa alat yang menurun.
Butuh Alat Baru atau Aksesori Perawatan?
Kadang, meski sudah dirawat dengan baik, ada kalanya peralatan selam perlu diganti karena sudah melewati masa pakainya, atau mungkin ada komponen yang perlu di-upgrade demi kenyamanan yang lebih baik. Kalau kondisi ini terjadi, penting untuk membeli penggantinya dari tempat yang terpercaya dan menyediakan produk berkualitas.
Bagi yang berdomisili di Jakarta, Aquanots Dive bisa jadi pilihan yang tepat untuk melengkapi maupun mengganti peralatan diving. Sebagai salah satu toko alat selam di Jakarta yang menyediakan berbagai perlengkapan berkualitas, mulai dari masker, fin, wetsuit, hingga aksesori perawatan gear, tim di sana juga siap membantu memberikan rekomendasi sesuai kebutuhan masing-masing diver.
Rawat dengan Baik, Nikmati Lebih Lama
Peralatan selam yang terawat dengan baik bukan hanya soal menghemat biaya, tapi juga soal menjaga keselamatan dan kenyamanan setiap kali menyelam. Dengan sedikit usaha ekstra setelah setiap sesi diving—membilas, mengeringkan dengan benar, dan menyimpan di tempat yang tepat—gear kesayangan bisa menemani petualangan bawah laut untuk waktu yang jauh lebih lama.
Jadi, mulai sekarang, jangan lupa luangkan waktu sedikit untuk merawat peralatan selam setelah digunakan ya! Investasi kecil berupa perhatian dan perawatan ini pasti akan terbayar dengan pengalaman diving yang lebih aman dan menyenangkan. Selamat merawat gear, dan sampai jumpa di petualangan bawah laut berikutnya!








